Scroll to top
Get In Touch
541 Melville Ave, Palo Alto, CA 94301,
ask@ohio.colabr.io
Ph: +1.831.705.5448
Work Inquiries
work@ohio.colabr.io
Ph: +1.831.306.6725

WEGE Bangun Rumah Sakit Corona dalam 10 Hari

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) pagi tadi,  mengirimkan 254 unit modular beserta kelengkapannya untuk pembangunan Rumah Sakit (RS) Corona di Pulau Galang Batam melalui kapal laut di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Jumat, (13/3). Satu hari sebelumnya, telah dilakukan pengiriman sebanyak 6 unit Modular melalui pesawat Hercules yang diberangkatkan dari Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma Jakarta, kamis (12/3).

Pengiriman 254 unit Modular melalui kapal laut di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta

Proses Pengiriman beberapa unit Modular dari Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma Jakarta

Pengiriman 260 unit Modular tersebut merupakan bagian dari total 372 unit Modular yang akan digunakan untuk membangun RS Corona. RS Corona ini rencananya dapat menampung lebih dari 200 pasien dengan dilengkapi kurang lebih 260 tempat tidur.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunjuk WEGE membangun fasilitas observasi dan penampungan penyakit menular Corona. Pengerjaan RS Corona sendiri telah dilakukan sejak awal maret dan ditargetkan rampung pada 28 Maret 2020.

Rencananya,  dua gedung RS Corona ini memiliki 2 lantai yang masing-masing terdiri atas ruang perawatan dengan spesifikasi 1 kamar memakai 4 unit modular, diisi dengan 5 tempat tidur dan 2 kamar mandi yang sudah disesuaikan dengan pengguna kursi roda (difable function). Tiap gedung juga memiliki fasilitas seperti ruang sterilisasi dalam setiap koridor, ruang dokter, ruang perawat dan nurse station, ruang tindakan, ruang alat, ruang konsultasi, gudang linen, ruang rapat dan ruang farmasi.

Sketsa Pembangunan Rumah Sakit Corona di Pulau Galang Batam tampak dari atas

Sketsa Pembangunan Rumah Sakit Corona di Pulau Galang Batam tampak dari samping

 

WEGE telah merancang pembangunan fasilitas RS Corona secara lengkap dari akses kedatangan sampai akses evakuasi, termasuk kelengkapan lainnya seperti: genset dengan kapasitas 500 kVA, kabel feeder, panel distribusi, intercom, fire alarm, sound system, air conditioner (AC), alat pemadam api ringan (APAR), penangkal petir, pompa booster, sistem pembuangan air kotor serta tanki air bersih. Untuk pengelolaan limbah rumah sakit ini, WEGE memakai metode incinerator, yaitu pengelolaan limbah rumah sakit non cair.

Di lokasi yang sama, WEGE juga mendapat pengerjaan untuk merenovasi bangunan (bangsal) lama eks tempat penampungan (kamp pengungsi Vietnam) yang difungsikan sejak tahun 1979 hingga 1996. Nantinya, fasilitas kesehatan ini dipakai sebagai hunian untuk dokter, perawat, serta sarana umum seperti dapur dan laundry.

Tentang Modular WEGE

WEGE telah membangun industri Modular yang menjadi trend teknologi konstruksi dunia saat ini dan masa depan. Modular adalah bangunan yang terdiri atas komponen buatan/rakitan pabrik (off site)  menjadi panel modular. Modular juga memiliki sistem aplikasi yang mudah, cepat dan menjadi salah satu solusi untuk mengakomodir kebutuhan penduduk dunia akan hunian dengan mengutamakan prinsip bangunan ramah lingkungan.

Di bisnis ini, WEGE telah  memiliki pengalaman mengaplikasikan teknologi modular ini di beberapa proyek antara lain: Proyek Relokasi Rumah Dinas Angkatan Udara Halim, Proyek Modular Office Keet di beberapa lokasi di Indonesia, Proyek Halal Park T3 Soetta, Proyek Halal Park GBK, Proyek Musholla & Toilet Jakarta internasional Velodrome dan Grage Hotel Bengkulu.

Author avatar
WEGE Modular Webmaster