Scroll to top

Tidak lama lagi Progres Konstruksi di Pulau Galang Selesai

Kebutuhan untuk tempat perawatan khusus untuk pasien terinfeksi virus Corona (COVID-19) di Indonesia semakin mendesak. Per 19 Maret 2020, tercatat ada 227 kasus termasuk 25 orang meninggal dan 11 orang pulih. Per 24 Maret 2020, tercatat 686 kasus termasuk 55 orang meninggal dan 30 orang sembuh

Oleh karena itu, pemerintah dan pihak-pihak terkait juga terus berupaya mempercepat pengadaan fasilitas perawatan darurat sementara maupun pendirian rumah sakit khusus untuk penanganan pasien COVID-19.

Wisma Atlet Kemayoran dirapihkan untuk menjadi RS Darurat COVID-19 yang beroperasi per tanggal 23 Maret 2020, sedangkan  pembangunan RS/fasilitas khusus penanganan Covid-19 dan penyakit menular lainnya di eks-kamp pengungsi Vietnam di pulau Galang, Batam, diharapkan selesai dalam waktu dekat dan dapat segera beroperasi mulai akhir bulan Maret 2020

Laporan laman sosial media Kementrian PUPR menyebutkan bahwa progres konstruksi fasilitas pengendalian penyakit menular di pulau Galang telah mencapai 32% pada minggu pertama.

Proses konstruksi Rumah Sakit Corona di pulau Galang tampak dari atas

Proses pembangunan konstruksi yang cepat dan teliti oleh WIKA dan Waskita Karya

Rumah sakit ini rencananya terdiri atas tiga (3) Zonasi. Pada tahap I, Kementrian PUPR bekerja sama dengan WIKA dan Waskita Karya untuk membangun dua (2) gedung bertingkat dua yang berlokasi di Zona B.

Zona B terdiri atas fasilitas observasi (penampungan/karantina), termasuk ruang isolasi pasien. Keseluruhannya berjumlah 400 tempat tidur dari total rencana kapasitas tampung rumah sakit yang berskala 1000 tempat tidur. Secara terperinci, akan didirikan ruang observasi 350 tempat tidur, serta ruang isolasi 30 tempat tidur untuk Intensive Care Unit (ICU) dan 20 tempat tidur untuk Non ICU.

Selain itu, bangunan eks-kamp pengungsi Vietnam direnovasi untuk bangunan penunjang di sekitar fasilitas utama, antara lain ruang tindakan, ruang penyimpanan mobile rontgen, ruang laboratorium, ruang farmasi, dapur, perumahan untuk 100 dokter dan 350 perawat, mess dokter 8 kamar tidur dan mess perawat 90 kamar tidur, mess petugas 22 kamar tidur, ruang sterilisasi, fasilitas air bersih, air limbah, drainase, sampah, dan utilitas lainnya, serta ruang alat kesehatan ruang isolasi dan observasi.

Sebagaimana diungkapkan oleh Menteri Basuki Hadimuljono, “Target yang diberikan Bapak Presiden Jokowi adalah 2-3 minggu harus selesai dan siap untuk dimanfaatkan. Tidak hanya bangunan untuk observasi/penampungan/karantina (termasuk isolasi) saja, tetapi juga fasilitas pendukungnya, seperti rumah dokter/perawat, dapur umum, gudang, laundry, dan lain-lain.”

Hanya dalam seminggu pertama, progres konstruksi di pulau Galang telah mencapai 32%.

Proses konstruksi RS Khusus penanganan pasien Covid-19 dan penyakit menular lainnya di pulau Galang telah dimulai sejak 8 Maret dan diharapkan selesai tepat waktu pada 28 Maret 2020 dengan dukungan akselerasi teknologi modular (panel pre-fabrikasi). Sebagian panel modular telah dikirim dari Jakarta ke lokasi, dan instalasinya akan rampung dalam beberapa hari ke depan.

Author avatar
WEGE Modular Webmaster
WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
👋 Hi, how can I help?